Riyadh tumbuh sebagai oasis pertanian dekat Diriyah, pusat Negara Saudi Pertama. Pada 1902, Abdulaziz Al Saud merebutnya kembali dalam penyerbuan terkenal ke Benteng Masmak, membuka jalan bagi kota ini menjadi ibu kota Kerajaan Arab Saudi yang bersatu — berkembang dari kota kecil menjadi salah satu ibu kota terbesar di Timur Tengah.