Nama "Al-Ahsa" berasal dari istilah geografis-hidrologis khas bahasa Arab. Kata "Al-Ahsa" merupakan bentuk jamak dari "hisy", yang secara bahasa berarti sebidang tanah berpasir yang di bawahnya terdapat lapisan keras. Saat penduduk membutuhkan air, mereka hanya perlu menggali lubang sederhana untuk menemukan air tawar tersebut.

Hajar dan Al-Ahsa: Dua Nama untuk Satu Wilayah Sepanjang Zaman

Sebelum nama "Al-Ahsa" dikenal luas, kawasan ini dikenal dengan nama "Hajar". Sejumlah peneliti modern menduga bahwa "Hajar" ini adalah kota yang sama dengan yang dikenal oleh bangsa Yunani kuno sebagai "Gerrha", meskipun dugaan ini masih menjadi perdebatan ilmiah.

Perubahan nama dari "Hajar" menjadi "Al-Ahsa" tercatat dalam berbagai sumber sejarah terjadi pada awal abad ke-4 Hijriah, ketika Abu Thahir Al-Jannabi membangun sebuah kota baru yang diberi nama "Al-Ahsa".

Adapun "Al-Hofuf" adalah nama kota utama yang berkembang di dalam Oasis Al-Ahsa. Nama ini diduga berasal dari kata kerja "haffa", yang menggambarkan tiupan angin sepoi-sepoi yang lembut.