Nama Kuala Lumpur berarti 'muara berlumpur' dalam bahasa Melayu, merujuk pada titik pertemuan Sungai Klang dan Sungai Gombak, yang airnya memang berlumpur saat pertama kali ditemukan. Versi lain menyebut nama aslinya adalah 'Pengkalan Lumpur' atau 'tempat pendaratan berlumpur', yang kemudian disingkat oleh para pekerja awal.