Hari 1: Tembok Besar China. Bagi pengunjung pertama kali, dua bagian terbaik adalah Mutianyu dan Badaling. Mutianyu lebih sepi dan cocok untuk keluarga serta lansia — direstorasi dengan baik, punya kereta gantung dan bahkan wahana perosotan (toboggan) untuk turun, berjarak sekitar 1,5 jam dari pusat Beijing. Badaling adalah bagian paling terkenal dan paling lengkap, lebih dekat ke kota (sekitar 70 km) dan mudah dijangkau transportasi umum, tetapi jauh lebih ramai terutama di akhir pekan. Tiket dasar Mutianyu sekitar 40-45 yuan, sedangkan paket kereta gantung dan toboggan pulang-pergi mencapai 200 yuan. Pesan tiket online terlebih dahulu untuk menghindari antrean panjang di gerbang.

Hari 2: Kota Terlarang. Dibangun antara 1406-1420, istana kekaisaran ini mengharuskan pengunjung asing melakukan reservasi nama asli secara online dengan nomor paspor — dan uniknya, pemegang paspor asing bisa memesan hingga 7 hari sebelumnya, lebih fleksibel dibanding pengunjung domestik. Paspor Anda sendiri adalah tiket di gerbang, jadi selalu bawa. Jika tiket online habis, terkadang pembelian langsung di loket dengan paspor masih memungkinkan pada hari kunjungan, tapi jangan mengandalkan ini di musim ramai. Sisihkan setidaknya setengah hari untuk aula-aula utama seperti Aula Harmoni Agung, lalu akhiri dengan mendaki Bukit Jingshan di seberang istana untuk mendapatkan pemandangan panorama terbaik atas atap-atap emasnya.

Hari 3: Kuil Surga. Kompleks kuil bundar yang elegan ini — tempat kaisar dahulu berdoa untuk panen yang baik — berada di taman luas tempat warga Beijing berolahraga tai chi di pagi hari, memberi gambaran hidup keseharian lokal. Masuk juga melalui e-tiket QR yang terhubung dengan paspor, tanpa tiket kertas. Sore harinya, sempatkan mengunjungi salah satu kawasan hutong tua terdekat seperti Nanluoguxiang — gang-gang tradisional sempit yang menggambarkan Beijing sebelum era gedung pencakar langit.

Tips praktis: pesan ketiga tiket (Tembok, Istana, Kuil) online setidaknya seminggu sebelumnya. Situs resmi Kota Terlarang dan Kuil Surga terkadang memerlukan akun China, jadi lebih mudah menggunakan platform pemesanan internasional tepercaya yang menerima paspor asing langsung. Berpindah antar ketiga situs mudah lewat subway atau aplikasi seperti Didi (setara Uber di China), yang terintegrasi baik dengan pembayaran digital.