Banyak wisatawan Teluk terkejut betapa mudahnya menemukan makanan halal dan tempat salat di Zurich, rumah bagi komunitas Muslim mapan yang diperkirakan berjumlah sekitar 50.000 orang, sebagian besar berasal dari Turki, Albania, dan Timur Tengah, yang telah menetap di kota ini selama beberapa dekade — menjadikannya jauh lebih ramah bagi wisatawan Muslim dibanding banyak kota Eropa berukuran serupa.

Sebagian besar restoran dan kafe halal terkonsentrasi di kawasan Langstrasse (Distrik 4) dan Distrik 5 yang berdekatan, dua distrik ramai dekat pusat kota yang dipenuhi masakan beragam: Lebanon, Turki, India, Pakistan, Afghanistan, Suriah, dan Mediterania. Kini ada lebih dari 40 restoran halal terverifikasi di Zurich, termasuk nama-nama yang dikenal secara lokal seperti Yalla Habibi, My Kitchen, La Vita Café, Goldenes Horn, Halk Pazari, EGE, dan Malabar, mencakup berbagai tingkat harga mulai dari makanan cepat saji terjangkau hingga restoran elegan yang cocok untuk makan malam keluarga yang tenang.

Soal tempat salat, Zurich memiliki beberapa masjid bersejarah dan pusat Islam. Yang paling menonjol adalah Masjid Mahmud di Forchstrasse, distrik Hirslanden, dibangun pada 1963 sebagai masjid resmi pertama di seluruh Swiss, dikelola oleh Komunitas Muslim Ahmadiyah, dan dikenal dengan menaranya setinggi sekitar 18 meter, sebuah landmark kota yang mudah dikenali. Ada juga pusat SIG Zürich, milik Komunitas Islam Swiss, terletak di jantung kota, dan Masjid Mimar Sinan, dikelola komunitas Turki lokal, yang mengadakan khutbah Jumat dalam bahasa Turki dan Arab, di samping puluhan ruang salat lebih kecil yang tersebar di berbagai lingkungan kota dan dikenal secara lokal di kalangan komunitas Muslim.

Bagi wisatawan dari Arab Saudi atau Teluk, ada baiknya mengunduh salah satu aplikasi khusus untuk mencari lokasi halal dan ruang salat sebelum berangkat, karena daftar ini terus diperbarui dengan detail waktu salat dan ruang salat terdekat dari lokasi Anda. Jangan ragu juga untuk secara eksplisit menanyakan "halal" saat memesan di restoran non-spesialis, karena beberapa restoran Turki dan Timur Tengah biasa menyajikan daging halal tanpa mengiklankannya secara mencolok di papan nama mereka. Jika berencana berkunjung pada hari Jumat, Anda bisa mengatur terlebih dahulu untuk menghadiri salat Jumat di salah satu masjid besar seperti Mimar Sinan, pengalaman yang juga memungkinkan Anda mengenal komunitas Muslim lokal dan keragaman budayanya.