Sedikit destinasi di dunia menawarkan dua musim yang begitu kontras dan menarik seperti Zermatt: musim panas penuh jalur hiking hijau, dan musim dingin yang mengubah seluruh lembah menjadi salah satu area ski terbesar di Eropa. Memahami perbedaan keduanya membantu Anda menentukan waktu perjalanan sesuai apa yang benar-benar ingin Anda alami.

Musim panas berlangsung praktis dari Juni hingga September, dengan Juli menjadi bulan optimal untuk cuaca hangat, jam siang panjang, dan akses penuh ke semua jalur. Jaringan hiking Zermatt melebihi 400 kilometer, mulai dari jalan santai dekat desa hingga rute pegunungan yang membutuhkan kebugaran baik. Yang menonjol adalah 5-Seenweg (Jalur Lima Danau), melewati danau-danau kecil pegunungan yang memantulkan Matterhorn, dan kawasan Sunnegga-Rothorn, yang bisa dicapai dengan funicular sebelum melanjutkan berjalan kaki melalui padang rumput alpine yang tenang. Beberapa rute berketinggian lebih tinggi, seperti jalur menuju pondok Hörnli di kaki Matterhorn, biasanya baru dibuka pada Juli karena sisa salju. September menjadi pilihan cerdas bagi pelancong yang menginginkan cuaca baik dengan keramaian lebih sedikit dan tarif akomodasi lebih baik, sementara sebagian besar jalur tetap terbuka.

Musim dingin utama berlangsung dari akhir November hingga awal Mei, dengan Januari menonjol karena salju yang stabil dan keramaian lebih sedikit dibanding Februari. Zermatt adalah bagian dari area ski luas bernama Matterhorn Ski Paradise yang membentang hingga perbatasan Italia, memungkinkan pemain ski menyeberang ke resor Cervinia di Italia dengan tiket yang pada dasarnya sama — pengalaman ski lintas negara yang langka. Menariknya, ski di Zermatt tidak sepenuhnya berhenti di musim panas: area gletser Klein Matterhorn, yang dicapai dengan kereta gantung hingga sekitar 3.883 meter, menawarkan ski gletser hampir sepanjang tahun, meski pengalaman musim panas pada dasarnya berbeda dari pengaturan musim dingin penuh dari segi kedalaman salju dan kondisi lereng.

Bagi yang ingin menggabungkan keduanya dalam satu perjalanan, kedua musim ini nyaris tidak tumpang tindih dalam praktiknya, kecuali ski gletser musim panas yang terbatas, jadi tentukan prioritas Anda terlebih dahulu. Jika Anda menginginkan hiking tenang dengan pemandangan hijau dan padang rumput berbunga, Juli hingga awal September adalah waktu terbaik. Jika tujuan Anda adalah pengalaman ski klasik dengan puncak tertutup salju penuh, rencanakan antara Desember dan Maret. Apa pun pilihannya, pesan peralatan ski atau sepatu hiking terlebih dahulu dari toko sewa khusus di desa jika Anda tidak membawa peralatan sendiri — penyewaan lokal tersedia luas dan andal, sehingga Anda tak perlu repot membawa peralatan berat dari Teluk.