Berdiri sejak 1987 dengan bantuan Arab Saudi, masjid berkubah putih dan menara ramping ini menampung sepuluh ribu jamaah — dan tetap tegak melalui semua babak perang sebagai jangkar ruhani ibu kota. Restorasinya kini mengembalikan putihnya menyala di langit Mogadishu.

Tips: salat berjamaah di dalamnya adalah pengalaman persaudaraan yang hangat — jamaah menyambut tamu muslim antusias; kunjungi dengan pendamping lokal dan berpakaian sederhana.