Air Mancur Raja Fahd
Air mancur tertinggi dunia: 312 m air laut menembus langit Jeddah.
Air mancur tertinggi dunia: 312 m air laut menembus langit Jeddah.
Tepi Laut Merah 30 km: patung terbuka, pantai keluarga, dan maghrib laut.
Kota tua UNESCO gerbang haji: rumah karang dan roshan kayu berukir.
Pulau kecil corniche dengan monumen layar dan dermaga.
Marina yacht Obhur: gerbang laut mewah utara Jeddah.
Globe raksasa corniche: ikon foto maghrib Jeddah.
Karya seni publik di jalur corniche tengah.
Sepeda raksasa ikonik: landmark seni jalan Jeddah.
Tiang 171 m — di antara tertinggi dunia — mengibarkan bendera raksasa.
Pemakaman bersejarah yang dikaitkan tradisi dengan Siti Hawa.
Masjid bersejarah kota tua dengan pilar-pilar kuno.
Gerbang selatan Al Balad di tengah pasar rakyat yang riuh.
Istana Raja Abdulaziz di Jeddah: saksi perjanjian minyak pertama.
Museum empat lantai dalam istana Hijazi: 60.000 artefak.
Kompleks museum swasta megah: warisan Jeddah dalam arsitektur benteng.
Terminal haji peraih penghargaan menjadi panggung seni Islam dunia.
Rumah saudagar Hijazi berornamen roshan di jantung Al Balad.
Rumah saudagar kota tua menjadi museum hidup Hijaz.
Karya Moore, Miró, dan Calder di tepi laut: koleksi kota yang unik dunia.
Masjid tua kota lama dengan kisah wakaf legendaris.
Masjid bersejarah Al Balad dengan arsitektur Hijazi tua.
Masjid bersejarah Al Balad dengan menara berusia 800 tahun.
Masjid putih di atas Laut Merah: ikon spiritual corniche Jeddah.
Corniche baru kota: 4,5 km taman laut modern tanpa penghalang.
Gerbang timur kota tua: pintu para jamaah menuju Makkah selama berabad.
Rumah paling termasyhur Al Balad: Raja Abdulaziz pernah bermukim di sini.