Kuliner Roma sederhana dari segi bahan tapi menuntut dari segi teknik, dan sebagian besar hidangan terkenalnya dibangun dari segelintir bahan berkualitas tinggi. Berikut yang perlu diketahui sebelum duduk di meja mana pun.

Empat pasta klasik Roma

  • Carbonara: hidangan terkenal di dunia, secara tradisional dibuat dengan "guanciale" (daging pipi babi yang diawetkan), telur, keju Pecorino Romano, dan lada hitam saja — tanpa krim, dan tanpa bacon asap seperti yang kadang dibuat di luar Italia.
  • Cacio e pepe: hidangan paling sederhana secara teknis tapi paling sulit dikuasai — hanya pasta, Pecorino Romano, dan lada hitam, teksturnya yang creamy dibangun lewat teknik, bukan tambahan krim apa pun.
  • Amatriciana: memadukan guanciale, tomat, dan pecorino, berasal dari kota Amatrice, meski versi berbahan tomatnya baru muncul setelah tomat menyebar luas pada abad ke-18.
  • Gricia: dianggap leluhur langsung carbonara, memadukan guanciale, keju, dan lada tanpa telur atau tomat.

Supplì: camilan jalanan populer

Bola nasi goreng biasanya diisi mozzarella leleh, camilan murah dan cepat yang ditemukan di hampir setiap sudut — sempurna di sela-sela wisata.

Pilihan halal

Roma memiliki komunitas Muslim yang relatif besar (perkiraan menyebut 150.000-200.000 di kota ini), dan konsentrasi terbesar restoran halal berada di distrik Esquilino dekat stasiun kereta utama Termini, tempat restoran India, Pakistan, Bangladesh, dan Mesir menyajikan daging halal yang jelas sumbernya. Restoran halal bersertifikat juga tersebar di bagian lain kota, dan masjid terbesar di Eropa (Masjid Agung Roma) berada di kota ini sendiri, mencerminkan besarnya komunitas Muslim yang mapan di sana. Seperti di kota Eropa mana pun, selalu periksa sertifikat halal atau tanyakan langsung sebelum memesan — label "ramah Muslim" saja belum tentu berarti sertifikasi resmi.

Di mana makan dan di mana tidak

  • Hindari restoran yang persis berada di Colosseum, Vatikan, atau Air Mancur Trevi; ini biasanya menyasar turis dengan harga digelembungkan dan kualitas biasa saja.
  • Pasar lokal Testaccio adalah pilihan bagus untuk makanan otentik dengan harga wajar — Anda bisa menemukan sandwich lezat hanya dengan €5-7.
  • Kawasan yang sedikit menjauh dari jalur wisata utama, seperti Trastevere yang jauh dari alun-alun utamanya, biasanya menawarkan harga lebih adil dan kualitas lebih tinggi.

Satu tip terakhir

Selalu minta melihat menu sebelum duduk, dan waspadai restoran yang tidak menampilkan harga dengan jelas atau mengenakan biaya "servis" atau "coperto" (biaya penutup meja) tanpa pemberitahuan sebelumnya — ini umum dan legal di Italia tapi harus selalu diungkapkan.