Raja Vakhtang Gorgasali mendirikan Tbilisi pada abad ke-5 Masehi, yang kemudian menjadi ibu kota Georgia. Terletak di jalur Sutra bersejarah, kota ini tumbuh menjadi titik pertemuan budaya dan perdagangan antara Asia dan Eropa selama berabad-abad. Hingga kini, pemandian air belerang tradisional di distrik Abanotubani tetap menjadi jejak hidup dari asal-usul nama kota ini.