Sementara sebagian besar traveler Teluk langsung menuju Beijing atau Shanghai, Jinan — ibu kota Provinsi Shandong — tetap menjadi destinasi yang nyaris tak dikenal, meski hanya berjarak perjalanan kereta cepat singkat dari Beijing (1 jam 22 menit hingga 2 jam tergantung jenis kereta, menempuh sekitar 400-465 km, dengan lebih dari 120 perjalanan harian antara Stasiun Beijing Selatan dan Jinan Barat). Ini menjadikannya tambahan mudah dan ideal untuk perjalanan Beijing mana pun, baik sebagai perjalanan sehari yang padat maupun persinggahan dua-tiga malam.

Jinan secara historis dikenal sebagai "Kota Musim Semi" berkat puluhan mata air karst alami yang mengalir di dalam batas kota itu sendiri, yang paling terkenal adalah Baotu Spring, dijuluki "Mata Air Nomor Satu di Bawah Langit," dengan catatan sejarah yang berasal dari lebih dua ribu tahun lalu dalam teks klasik China. Karakter unik ini — kota besar tempat air segar mengalir alami dari inti bumi — tidak ditemukan di kota China lain seperti ini, memberi Jinan nuansa tenang dan hijau yang sama sekali berbeda dari hiruk-pikuk Beijing.

Soal visa, aturan bebas visa yang sama yang berlaku bagi warga Saudi berlaku di seluruh daratan China, termasuk Jinan: 30 hari bebas visa dengan paspor biasa, saat ini diperpanjang hingga 31 Desember 2026. Anda bisa terbang langsung ke Bandara Internasional Jinan (yang melayani beberapa penerbangan regional dan domestik), tetapi biasanya lebih mudah terbang ke Beijing lalu naik kereta cepat, mengingat jauh lebih banyak penerbangan internasional ke Beijing dibanding Jinan.

Waktu terbaik berkunjung adalah musim semi (Maret-Mei) atau musim gugur (September-November), saat suhu sejuk dan pemandangan terbaik: bunga musim semi di sekitar danau, daun ginkgo keemasan di musim gugur. Musim panas relatif panas dan lembap, sementara musim dingin dingin dan kering.

Soal anggaran, Jinan jauh lebih murah dibanding Beijing dan Shanghai untuk hotel dan restoran, menjadikannya cara cerdas memperpanjang perjalanan China tanpa menguras anggaran. Anggap saja sebagai "permata tersembunyi" yang memberi Anda gambaran lebih nyata kehidupan sehari-hari China, jauh dari kerumunan wisatawan padat di ibu kota.