Sejak tahun 2000, Saba Restaurant telah mengukir namanya sebagai salah satu restoran Timur Tengah tertua yang beroperasi di Guangzhou — rentang waktu yang cukup panjang untuk menjadikannya nama yang akrab bagi komunitas Arab di kota ini, serta persinggahan rutin bagi banyak pelancong Arab yang melintasi Tiongkok untuk urusan bisnis maupun wisata. Ketika sebuah restoran menyandang nama peradaban kuno Saba (Sheba), ekspektasi pun menjadi tinggi, dan itulah yang terus diupayakan restoran ini selama lebih dari dua dekade.

Filosofi restoran ini bertumpu pada prinsip sederhana: menghadirkan makanan berkualitas tinggi dalam pengalaman bersantap yang istimewa, jauh dari kesan terburu-buru yang mungkin melekat pada tempat-tempat yang hanya menyasar pelancong sesaat. Saba memastikan setiap tamu, baik warga Arab maupun kebangsaan lain, merasa sedang menikmati hidangan Timur Tengah autentik yang menghargai detail-detail kecil, mulai dari pemilihan bahan hingga cara penyajian.

Saba Restaurant berlokasi di Blok C, Gedung Tianxiu, Jalan Huanshi Tengah, Distrik Yuexiu — salah satu kawasan Guangzhou yang paling erat kaitannya dengan keberadaan komunitas Arab dan Timur Tengah di kota ini, menjadikan lokasinya sebagai kelanjutan alami dari identitas dan sejarah panjangnya di sana.