Bali adalah pulau tropis yang lembap dengan campuran pantai, pura, jalan tanah, dan bandara yang sibuk, artinya daftar bawaanmu perlu keseimbangan antara pakaian ringan dan perlengkapan praktis yang jarang dipikirkan kebanyakan wisatawan sampai mereka benar-benar kekurangan sesuatu. Ini 22 barang yang layak dipertimbangkan sebelum menutup ritsleting tasmu.

Untuk Cuaca dan Kelembapan

  1. Sunscreen tahan air, SPF tinggi — matahari tropis tetap kuat bahkan di hari mendung; beli dari negara asal, karena beberapa produk lokal lebih mahal atau kualitasnya kurang.
  2. Payung lipat kecil — hujan mendadak adalah bagian dari keseharian, terutama di musim hujan.
  3. Losion anti-nyamuk berbahan DEET — nyamuk aktif di malam hari, dan beberapa membawa virus yang lebih baik dihindari sama sekali.
  4. Semprotan atau tetes hidung saline — kelembapan terus-menerus dan AC yang kencang bisa mengeringkan rongga hidung.

Untuk Pura dan Kunjungan Budaya

  1. Selendang atau syal tipis — untuk menutupi bahu saat masuk pura kalau pakaian sehari-harimu tanpa lengan.
  2. Celana panjang tipis atau rok panjang — meski selendang biasanya bisa dipinjam di sebagian besar pura, punya pakaian sopan sendiri menghemat waktu dan lebih nyaman.

Untuk Bepergian dan Keamanan

  1. Gembok kecil untuk tas — berguna kalau kamu akan meninggalkan barang di kamar bersama atau saat tur seharian.
  2. Foto paspor dan visa tersimpan di HP dan dikirim ke email sendiri — mempercepat urusan administrasi kalau yang asli hilang.
  3. Kartu debit/kredit internasional tanpa biaya tukar tersembunyi — banyak warung dan pasar kecil hanya menerima tunai.
  4. Sedikit uang tunai Rupiah — lebih baik diambil dari ATM bandara atau ditukar lebih awal daripada dicari-cari nanti.
  5. Helm cadangan kalau menyewa motor untuk waktu lama — beberapa tempat rental memberikan helm plastik tipis yang sebenarnya kurang aman.

Untuk Kesehatan dan Kebersihan

  1. Hand sanitizer dan tisu basah — berguna setelah dari pasar atau toilet umum di area wisata.
  2. Obat sederhana untuk sakit perut — perubahan makanan mendadak bisa mengganggu perut siapa saja, bahkan penggemar kuliner lokal.
  3. Penutup telinga untuk tidur — beberapa area (terutama dekat ayam jago pedesaan atau jalan yang ramai) berisik di jam-jam yang tak terduga.

Barang Praktis yang Gampang Terlupa

  1. Adaptor colokan tipe C atau F — Indonesia memakai voltase 230 dan stop kontak model Eropa (bulat).
  2. Power bank — berguna untuk trip seharian jauh dari hotel.
  3. Kantong anti-air untuk HP — untuk air terjun atau trip perahu ke pulau-pulau terdekat.
  4. Sandal ringan atau sepatu air yang tidak masalah basah — untuk berjalan di atas batu atau jalan setapak sawah yang berlumpur.
  5. Tas belanja kain yang bisa dipakai ulang — banyak toko di Bali mendorong pengurangan plastik.
  6. Kantong zip kecil untuk barang yang bisa direbut monyet — terutama di Monkey Forest Ubud dan sekitar Uluwatu.
  7. Baju renang cadangan yang cepat kering — kelembapan membuat pakaian basah kering sangat lambat kalau bahannya bukan quick-dry.
  8. Buku catatan kecil atau aplikasi terjemahan yang sudah diunduh — Bahasa Indonesia adalah bahasa resmi, dan beberapa kata sederhana sangat membantu dengan pedagang dan sopir lokal.

Kesimpulan

Kamu tidak perlu membawa semua barang di daftar ini, tapi meninjaunya sebelum menutup tas memastikan kamu tidak akan sibuk mencari sunscreen di toko turis yang harganya kemahalan di pagi pertama perjalananmu.