Salah satu kejutan paling tidak menyenangkan setelah perjalanan internasional adalah tagihan telepon yang melebihi biaya tiket pesawat itu sendiri. Biaya roaming tradisional mahal karena kadang ditagih per megabita dengan tarif 5 hingga 10 kali lipat harga lokal. Kabar baiknya, kini ada beberapa alternatif praktis dan sederhana yang membuat masalah ini menjadi cerita lama.

1. Solusi termudah: eSIM perjalanan

eSIM (SIM elektronik) saat ini menjadi pilihan paling populer karena tidak memerlukan penggantian kartu SIM fisik atau mengunjungi toko saat tiba. Anda membeli dan mengaktifkannya lewat aplikasi atau kode QR beberapa hari sebelum berangkat, dan langsung aktif begitu Anda mendarat. Penyedia eSIM internasional terkemuka termasuk Airalo, Holafly, Saily, Nomad, dan GigSky, dengan harga mulai sekitar 5 dolar per GB di banyak destinasi. Operator Saudi dan Teluk (STC, Mobily, Zain) juga menawarkan paket eSIM wisata khusus destinasi yang bisa dibeli langsung di aplikasi sebelum Anda terbang.

2. Kartu SIM lokal dari destinasi itu sendiri

Untuk perjalanan panjang (lebih dari seminggu) atau kebutuhan data besar, SIM lokal yang dibeli di bandara kedatangan atau toko setempat sering kali lebih murah daripada eSIM internasional — meski ini berarti melepas sementara SIM asli Anda (kecuali ponsel Anda mendukung dual SIM). Bawa paspor untuk registrasi, karena banyak negara mensyaratkannya secara ketat.

3. Paket roaming berbayar dari operator asal Anda (hanya sebagai cadangan)

Operator Saudi dan Teluk menawarkan paket roaming harian atau mingguan dengan harga lebih baik daripada roaming pay-as-you-go standar, cocok untuk perjalanan sangat singkat (dua atau tiga hari) saat mengatur eSIM terpisah tidak sepadan dengan repotnya. Namun untuk perjalanan lebih panjang, biasanya lebih mahal daripada eSIM internasional.

4. Langkah penting tepat sebelum lepas landas

  • Matikan "Data Roaming" di pengaturan ponsel begitu Anda naik pesawat, agar aplikasi latar belakang tidak diam-diam menumpuk biaya dengan tarif yang mengejutkan.
  • Jadikan mode pesawat dengan Wi-Fi saja sebagai default selama perjalanan, mengandalkan Wi-Fi hotel, kafe, dan bandara untuk apa pun yang tidak butuh koneksi instan.
  • Unduh peta offline terlebih dahulu lewat Google Maps atau Maps.me, agar Anda bisa bernavigasi tanpa data sama sekali.
  • Aktifkan Wi-Fi Calling jika ponsel dan operator Anda mendukungnya, sehingga panggilan dan pesan biasa lewat internet tanpa biaya roaming.
  • Periksa penggunaan data per aplikasi terlebih dahulu dan nonaktifkan pembaruan aplikasi otomatis serta pencadangan foto cloud saat mengandalkan roaming terbatas atau data eSIM.

5. Tips tambahan untuk pebisnis dan keluarga

Jika lebih dari satu anggota keluarga membutuhkan konektivitas, cari paket eSIM atau router "pocket Wi-Fi" yang berbagi satu koneksi ke beberapa perangkat — sering kali lebih hemat daripada membeli eSIM terpisah untuk setiap ponsel, terutama di destinasi dengan penggunaan tinggi seperti Eropa atau Asia Tenggara.

Dengan sedikit persiapan satu-dua hari sebelum keberangkatan, Anda bisa tetap terhubung penuh sepanjang perjalanan tanpa harus kaget sepulangnya bahwa koneksi internet Anda ternyata lebih mahal daripada hotelnya sendiri.