Kuwait adalah destinasi belanja yang menarik justru karena memadukan dua kutub yang sama sekali berlawanan: kompleks belanja modern terbesar di kawasan di satu sisi, dan pasar warisan berusia lebih dari 200 tahun di sisi lain — dan keduanya layak mendapat waktu khusus dalam perjalanan Anda.

Di sisi modern, The Avenues tak terhindarkan. Dengan luas total sekitar 1,2 juta meter persegi dan lebih dari 1.400 toko tersebar di 16 distrik bertema berbeda (dari Grand Avenue yang mewah hingga bagian bergaya souq yang dibangun ala pasar Timur tradisional), ini adalah salah satu kompleks belanja terbesar di kawasan Teluk, resmi dibuka pada 2007 dan diperluas dalam beberapa tahap sejak saat itu. Di sini Anda akan menemukan hampir semua merek internasional besar, restoran dan kafe di setiap tingkat harga, serta area parkir untuk sekitar 17.000 mobil — dengan mudah menjadikannya destinasi satu hari penuh tersendiri.

Di sisi warisan, Souq Al-Mubarakiya adalah pilihan yang otentik. Didirikan lebih dari 200 tahun lalu, tempat ini menjadi pusat perdagangan utama Kuwait sebelum minyak ditemukan, dan sebagian masih memainkan peran itu hingga kini. Di jantungnya terdapat souq emas khusus yang layak dikunjungi bahkan jika Anda tidak berbelanja, hanya untuk melihat ragam desain perhiasan tradisional Teluk. Di sekelilingnya ada toko-toko yang mengkhususkan diri pada parfum, oud, dan misk, kurma dan madu, rempah dan herbal, serta perkakas dapur tradisional seperti teko teh dan kopi Arab, ditambah pakaian dan aksesori warisan. Jika Anda menginginkan kenang-kenangan asli dari Kuwait, Mubarakiya mengalahkan toko modern mana pun — wewangian oud asli, sepotong perak, atau tenun sadu tradisional (kain khas Badui yang contoh aslinya bisa dilihat di Sadu House terdekat) adalah pilihan yang tidak akan Anda temukan dengan karakter serupa di mal.

Beberapa catatan praktis belanja: Jumat adalah hari salat utama, dan beberapa toko souq tradisional buka terlambat atau tutup saat tengah hari pada hari itu, sementara mal modern umumnya memiliki jam operasional yang lebih stabil dan panjang hingga malam. Tawar-menawar diterima dan lumrah di souq tradisional, terutama untuk emas dan rempah, tetapi tidak diharapkan di mal berharga tetap. Dan selalu ingat kenyataan dinar Kuwait: menjadi mata uang dengan nilai tukar tertinggi di dunia berarti angka kecil di label harga bisa lebih mahal dari perkiraan Anda setelah dikonversi, jadi selalu bandingkan sebelum memutuskan sesuatu itu "murah".

Jika waktu Anda terbatas, luangkan setengah hari untuk The Avenues (sore hingga malam, untuk menghindari panas) dan pagi terpisah untuk Mubarakiya, saat pasar lebih hidup dan suhu lebih sejuk — itu mencakup kedua kutub pengalaman belanja Kuwait dalam satu rencana yang efisien.