Empat abad madrasah ini mendidik 900 santri ilmu agama — dan halamannya adalah puncak seni Saadian: kolam wudu, zellige, plester ukir, dan cedar dalam gradasi yang naik ke langit. Baru direstorasi menyeluruh, kini kamar-kamar santrinya yang mungil pun bercerita.
Tips: jendela-jendela kamar lantai atas membingkai halaman dari sudut foto terbaik; baca prasasti pintu masuknya: "Engkau yang masuk pintuku, semoga harapan tertinggimu terlampaui".
💬 Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama berbagi pengalaman!