Di lembah antara bukit-bukitnya, Amman tua berdenyut tanpa polesan: souk emas dan pasar sayur yang meneriakkan harga, toko rempah dan zaitun, masjid Husseini di tengahnya, dan antrean kunafa Habibah yang tak pernah putus sejak 1951. Tak ada monumen di sini — kotanya sendiri monumennya.
Tips: kunafa Habibah di gang asli (bukan cabang) selepas maghrib bersama antrean warga; dari sini tangga-tangga tua mendaki ke citadel dan Rainbow Street — pilih naik satu, turun lainnya.
💬 Komentar
Belum ada komentar — jadilah yang pertama berbagi pengalaman!