Berdiri tepat di tengah kota modern, kuil ini unik: di atas ruang firaunnya berdiri Masjid Abu al-Haggag yang masih dipakai salat, dan di sudut lain jejak gereja Romawi — tiga ribu tahun ibadah tak terputus di satu tempat. Malam hari pilar-pilarnya disinari menjadi pemandangan paling romantis di Luxor.

Tips: kunjungi setelah maghrib — pencahayaan malamnya justru keunggulannya dan udara sudah sejuk; berdirilah di ujung jalan sphinx untuk melihat garis lurus tiga kilometer ke Karnak.